Sebelum melakukan pemasangan CCTV di Kantor, Rumah, atau Tempat lainnya ada baiknya kamu memperhatikan apa saja perangkat yang akan digunakan agar sistem pemasangan CCTV dapat berjalan dengan baik. Adapun beberapa perangkat yang harus ada pada bagian CCTV yaitu terdiri dari:
DVR (Digital Video Recorder)
Sesuai dengan namanya alat ini merupakan recorder yang fungsinya adalah sebagai perekam atau tempat dimana data gambar dari kamera diolah. Jika dahulu ada DVR dalam bentuk Card PCI yang biasa dipasangkan pada slot CPU Komputer, sekarang DVR jenis PCI sudah usang dan bakalan jarang ditemukan bahkan sudah tak ada lagi produksinya. Zaman sekarang decorder CCTVnya sudah beralih dengan menggunakan jenis DVR Stand Alone yang berdiri sendiri tanpa lagi ada sokongan dari perangkat lain (numpang perangkat lain).
Ada banyak pilihan untuk penggunaan recorder sekarang, bisa dengan tetap menggunakan DVR Stand Alone biasa dengan varian jumlah port channel sebanyak 4 port, 8 port, dan 16 port channel --terakhir ada 32 channel-- kamera atau bisa juga dengan menggunakan NVR (Network Video Recorder). Ini (NVR) biasa digunakan untuk topologi pemasangan CCTV jarak jauh yang notaben menggunakan Sistem Jaringan Intra dan Internet.
Harddisk Drive
Merupakan media tempat penyimpanan data file rekaman CCTV. Untuk jenis penyimpanan data CCTV sendiri biasanya ada Harddisk khusus yang diperuntukan untuk dipasang pada perangkat DVR, walaupun memang bisa dengan menggunakan Harddisk yang biasa digunakan pada PC. Namun demikian, diantara keduanya: Harddisk peruntukan PC dan peruntukan DVR ada perbedaan pada tingkat suhu temperaturnya. Untuk Harddisk DVR digadang-gadang tingkat suhu temperaturnya dirancang bisa lebih dingin 20% dari Harddisk PC pada umumnya. Jadi jika menggunakan storage sesuai peruntukannya akan lebih meminimalisir terjadinya panas yang berlebih (Over Heat).
Selain dengan menggunakan Harddisk sebagai tempat penyimpanan rekaman, sekarang kita bisa memanfaatkan penyimpanan jenis Cloud dan ini biasanya berbayar karena kita sewa tempat penyimpanan ke pihak lain. Ini bisa jadi alternatif penyimpanan karena terbatasnya kapasitas yang dimiliki storage Harddisk.
Kamera
Ini yang merupakan garda terdepan dari sistem perangkat CCTV karena fungsinya sebagai alat masukan (input) yang nantinya akan diteruskan melalui signal kabel atau Frekuensi signal jaringan untuk kemudian datanya diolah pada alat perekam recorder. Jenis kamera CCTV yang digunakan pun secara umum untuk penggunaannya terbagi menjadi 2, yaitu: Kamera Indoor (Khusus untuk bagian dalam ruangan) kebanyakan berbentuk Dome --setengah bulat-- dan Kamera Outdoor (Peruntukan luar ruangan) berbentuk seperti --tabung/kotak--. nah itu peruntukan berdasarkan jenis pada penempatannya.
Jika peruntukan untuk jenis kegunaan dan fungsinya, kamera CCTV digolongkan menjadi : Kamera Analog biasa, Kamera IP, dan Kamera PTZ (Pan Tilt Zoom).
Tak ada perbedaan menonjol dari ketiganya, hanya saja secara umum beda pada letak installasi saja dan transmit data yang nantinya akan digunakan. Dan khusus untuk jenis Kamera PTZ akan selalu dibutuhkan perangkat tambahan yang dinamakan Kontroller Joy Stick untuk melakukan pergeseran atau pemutaran arah kamera serta melakukan pembesaran tampilan gambar pada view kamera CCTV.
Layar Monitor/TV
Sesuai dengan fungsinya, layar monitor adalah bagian dari output pengeluaran CCTV untuk menampilkan gambar. Untuk menyambungkan antara perangkat DVR/NVR ke tampilan layar biasanya menggunakan Kabel Interface VGA/HDMI/AV/SRC. Namun kebanyakan sekarang menggunakan Kabel HDMI.
Power Supply atau Adaptor
Sebagai sumber arus listrik dalam menghidupkan perangkat CCTV dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Jenisnya ada Power Supply Box (1 perangkat ini bisa menghidupkan 1 - 17 Camera CCTV sekaligus), atau Adaptor batangan (1Ampere - 3Ampere -Lte) yang biasanya 1 adaptor untuk menghidupkan 1 unit kamera saja.
Kabel
Kabel yang berfungsi sebagai penyalur transmisi signal ke perangkat DVR/NVR. Bisa dengan menggunakan Kabel Coaxial: RG6/ RG59, atau untuk IP Kamera bisa dengan menggunakan Kabel UTP : Cat5e/ Cat6. atau dengan tambahan perangkat Video Balun untuk jenis Kamera Analog yang menggunakan kabel Jaringan UTP.
Konektor
Konektor BNC untuk dipasangkan di Kabel Coaxial dan Konektor DC untuk sistem penggunaan arus listrik UPS/PLN ke Power Supply Multi.